SITUS DHARMASALA DIENG


Di tempat inilah pada zaman dahulu sering di gunakan oleh umat hindu kuno dieng sebagai tempat peristirahatan atau persiapan sebelum kegiatan keagamaan untuk menghadap para dewa di komplek candi dieng di mulainya acara peribadatan.

Bangunan profan  untuk keperluan praktis tersebut juga di lengkapi beberapa sarana seperti sumur atau sendang untuk keperluan sehari - hari dan berada di sebelah utara komplek bangunan darmasla tersebut.
Dan sumur tua juga di gunakan sebagai tempat penjamasan anak berambut gembel ketika event tahunan ( Dieng Culture Festival ) yang di gelar di komplek candi arjuna dieng

Hingga sekarang rekonstruksi dari area dharmasala masih bersifat hipotesa di karenakan minimnya informasi tentang bangunan tersebut.
Bangunan yang beralaskan umpak -umpak dari batu, atap bangunan dari bambu dan ijuk, lantai dari kayu, serta berdenah persegi panjang menyerupai ruangan kelas.

Namun relief yang menggambarkan bangunan dharmasala justru terdapat di candi borobudur yaitu relief karmawibangha dengan demikian rekonstruksi bangunan Dharmasala dieng sebenarnya juga masih menyimpan tanda tanya tentang asal usul apakah bangunan tersebut sebagai bangunan berundak untuk pemujaan atau hanya sekedar tempat peristirahatan para peziarah umat hindu kuno.

Karena relief tentang darmasala tidak di temukan di bangunan candi dieng memang perlu kajian dan penelitian yang lebih mendalam tentang  keberadaan situs yang terdapat di komplek candi arjuna dieng banjarnegara jawa tengah. 

Popular posts from this blog

PETA WISATA DIENG INDONESIA

MITOS SEPUTAR SUMUR JALATUNDA DIENG

Si Gadung, Rest Area Kekinian Di Banjarnegara